Wednesday, June 17, 2009

I found it...!

Aah..! Ketemu juga!

Sudah berminggu-minggu saya kehilangan buku yang dibeli dari KL waktu itu. Sedih, karena sudah dicari kemana-mana tidak ketemu juga. Berusaha untuk mengingat kapan terakhir kali membaca atau membawanya juga lupa sama sekali. Blank. Biasanya kalau punya "mainan" baru, saya suka bawa kemana-mana. Pagi waktu ke kantor, atau sore/malam waktu ke "warung".

Nah kemarin, karena ada apel di kulkas jadi pengen banget nyobain bikin apple streusel atau apple crumble atau apple pie, yah sebangsanya deh. Rasanya males untuk browsing internet, karena pasti akan mengalami distraksi. Niat mencari satu hal, yang ketemu adalah berpuluh-puluh hal yang lain.



Akhirnya mencari di kumpulan buku resep dan majalah. Tiba-tiba... Lho, ini kan buku yang dicari itu. Yippiee.. Ternyata, selama ini tidak keliatan karena tertutup oleh selembar koran. Aneh juga itu koran kok malah masuk lemari buku ya?. Lega rasanya. Karena hampir saja saya merelakan kalau buku itu hilang.

Ini nih, si biang kerok yang bikin pusing :)
Foto-foto dalam buku ini keren banget. Simple dan keren. Two thumbs up!



Ternyata nih didalam buku ini ada resep yang lagi dicari. Senangnya berlipat-lipat deh. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlewati. Semua bahan ada dilemari dapur. Jadi tunggu apa lagi? Langsung bikin aja yuuk :D


Apple Streusel Muffins
Source : The Australian Women's Weekly. Little Pies & Cakes

40 gr butter
3 large apples (600 gr), peeled, cut into 1 cm pieces (sofie : only 500gr)
1/3 cup (75 gr) firmly packed brown sugar (sofie : 60gr)
2 cups (300 gr) self-raising flour (sofie : all purpose flour + 3/4 teaspoon baking powder)
1 teaspoon mixed spice (sofie : forgot to stir in!!!)
2/3 cup (150gr) caster sugar (sofie : 130gr)
80 gr butter, melted, extra
3/4 cup (180ml) buttermilk (sofie : milk)
1 egg

streusel topping :
1/3 cup (50gr) self-raising flour (sofie : all purpose flour + 1/2 teaspoon baking powder)
1/3 cup (50gr) plain flour
1/3 cup (75gr) firmly packed brown sugar
1/2 teaspoon ground cinnamon80 gr cold butter, chopped coarsely
1. Make streusel topping
2. Meanwhile, melt butter in large frying pan; cook apple, stirring, about 5 minutes or until browned lightly. Add brown sugar; cook, stirring, about 5 minutes or until mixture thickens. Cool.
3. Preheat oven to 200 C / 180 C fan-forced. Line 12-hole (1/3-cup/80ml) muffin pan with paper cases.
4. Sift flour, spice and sugar into large bowl. Stir in the combined extra butter, buttermilk and egg. Do not over-mix; mixture should be lumpy. Stir in half the apple mixture.
5. Divide mixture among pan holes; top with remaining apple mixture.
6. Coarsely grate streusel topping over muffin mixture. Bake about 20 minutes. Stand muffin 5 minutes before turning, top-side up, onto wire rack to cool.

Streusel topping
Process flours, sugar and cinnamon until combined.
Add butter; process until combined.
Roll dough into ball, wrap in plastic wrap; freeze about 15 minutees or until firm.


apple struesel muffin

Bikin muffin itu sebenernya gampang banget. Semua tinggal campur-campur, masukin cetakan, bakar, udah deh jadi. Tapi entah kenapa nih, pas bikin kali ini kok rasanya kurang pede. Malah nyampur pake whisk, yang kecil pula. Jadi tampak overmix deh. Terbukti hasilnya pun jadi lebih memadat. Tapi rasanya tetep nendaanggg... :). Coba kalau si mix spiced ngga pake lupa dimasukin, pasti rasanya lebih asik lagi.




Have a nice day :D

Tuesday, June 2, 2009

Cheer up my day

Hey..

Udara benar-benar panas. Sudah lebih dari 1 minggu tidak turun hujan, langit sering tanpa awan, dan matahari bersinar dengan teriknya. Cuaca panas tidak pandang waktu, mau pagi, siang, sore atau malam pun hawa panas tetap menyerang. Enaknya berada didalam ruangan ber-AC. Hhmm... nikmat.
Mungkin ini juga ya, yang membuat mood jadi jelek, semangat menjadi turun, merasa jenuh dan bosan akan rutinitas sehari-hari. Tidak ada sesuatu yang membuat.. whiiizzzz senang atau criiingg semangat 45. Loyo nih.

I need something that can bring joy to me!
Aha. Eat something delicious, of course. Buy some? Where? Think hard...
Made by yourself!!
No enough time, unfortunatelly. I have to made something fast and easy.

Okay, open my files.. click under "cake" go to "brownies". Horaayyy... many brownies recipes. Which one should I choose? This one: Expresso Brownies. I don't remember when did I saved this, but then I go to my link in that recipe. Mba Rachmah, one of my online buddy, posting this recipe with some modifiying ingredients.



Here is the recipe :

Expresso brownies
souce : Linda Collister, brownies book.
(Link : Rachmah's site)

230 gr Good quality plain chocolate
115 gr unsalted butter, softened (sofie : salted butter)
300 gr caster sugar (sofie: 275 gr)
5 large free range eggs, lightly beaten
4 tablespoons, strong espresso coffee, room temperature (sofie : 3 tablespoon)
70 gr plain flour
70 gr cocoa powder, plus extra for dusting

Directions:
1. Kocok butter & gula, sampe lembut.
2. Kocok telur hanya sampai mengembang biasa saja, masukkan adonan butter ke dalam kocokan telur, kocok lagi rata.Masukkan instant coffee, aduk rata.
3. Ayak bahan kering tepung, cocoa powder, susu bbk, Masukkan ke dalam adonan telur tadi, aduk rata.
4. Terakhir, tuang MCC ke dalam adonan, aduk rata.
5. Poles & alasi kertas roti, bawah & sekeliling loyang 20x20x4 cm = 1 loyang. Tuang adonan, oven dgn suhu 160-165 derajat celcius sekitar 35-45 menit atau hingga brownies matang.

expresso brownies


Waktu mau bikin ngga diperhatikan tuh cara pembuatannya. Begitu menyiapkan bahan-bahannya, baru nyadar deh kalau caranya berbeda banget. Belum pernah bikin dengan metoda seperti ini *kuperrrrr... *.
Uniknya ada dua bagian yang harus dikocok dulu baru digabung. Katanya waktu mengocok telur tidak perlu sampai mengembang, jadi saya kocok sampe berbusa cuman agak dilamain waktunya. Nah, waktu adonan mentega dimasukkin, adonan malah jadi cair. Ngga mau kental dan naik. Ya sudah lah, saya pikir nanti kalau dimasukin tepung dan coklat leleh bakalan kental. Bener aja sih, emang jadinya kental.

expresso brownies
Hasilnyaa....
hhhmmmm enak deh. Salma dan bapaknya juga demen banget tuh.
So.. it really.. really.. cheers up my day :D

Saturday, May 30, 2009

KBB #11 : Ontbijtkoek


Tema bulan ini untuk KBB adalah kue-kue Indonesia. Hhhmmm... asiiikk.. dan resep yang keluar adalah ontbijtkoek. Kue ini favorit mertua, apalagi sering banget tuh dapet kiriman dari kerabat yang memang biasa bikin kue ini. Dan rasanya emang top abis. Meskipun jenis kue ini seret dan akan lebih enak kalau dioles dengan mentega, tapi tetep saja untuk saya sih makannya langsung hap hap hap.. dasar gembul!

Oya, host kali ini adalah mba Lia angels dan mba Ventin.



Sebenernya udah pernah nyobain bikin ontbijtkoek dengan resepnya Yasa Boga ini Dibuku itu disebutnya sih Kelomben, lucu juga ya namanya. Waktu itu saya sih pake bumbu spekuk yang udah jadi aja. Diliat2 kan komposisinya sama aja, cuman ngga tau deh takarannya sama atau ngga.

Naah.. berhubung sekarang adalah pe-er yang harus dikerjain, jadi bikinnya plek sesuai resep. Kebeneran semua rempah ada. Tinggal gerus-gerus, saring-saring, takar-takar, beres deh. Tumbeennn banget, hari pertama dikasih surat cinta, besoknya udah dibikin. Ini juga ada sebabnya dink hehehe.. soalnya waktunya mepet banget sama rencana pulang ke Bandung untuk pengobatan saya. Baru balik lagi kesini sekitar minggu ke-3, belom malesnya, belom capenya, belom recovery post op-nya.. :D. Tapi ternyata asik juga ngerjain awal2. Ngga repot gerasak-gerusuk.

Cuman ada satu yang masih ngeganjel nih. Fotonya ngga banget deh :(. Gara-gara maksa motret padahal cahaya lagi ngga bagus, mood lagi jelek *dipelototin misua karena belom beres packing*, idenya mentok, waktu yang mepet, tempat biasa motret tergusur karena lagi ada tamu.. huhuhu..


OntbijtkoekSumber: Kue-Kue Indonesia. Yasa Boga-PT Gramedia Jakarta. 2007.

125g gula palem/gula merah (sofie : pake palm suiker merah)
5 kuning telur
3 putih telur
campur rata 125g tepung terigu, 1 sdt peres kayumanis bubuk, ½ sdt pala bubuk, ¼ sdt cengkih bubuk
50g kenari, iris tipis (sofie : pake pistachio)




1. Kocok kuning telur dan putih telur, gula palem sampai kental dan naik.
2. Masukkan campuran tepung ke dalam kocokan telur, aduk rata.
3. Tuang ke dalam loyang roti (loaf) yang sudah dialas dengan lapisan kertas yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung.
4. Panggang kurang lebih 20 menit (setengah matang). Taburi irisan kenari. Panggang terus sampai matang, angkat.
5. Potong menurut selera.


Hasil kue ini sih menurut saya enak banget, harumnya itu loh asoy geboy. Meskipun agak seret ngga apa2.. yang penting misua & Salma doyan. Oya, berhubung disini ngga ada yang namanya kenari atau almond, akhirnya pake pistachio aja deh. Anehnya pistachio ada disemua toko kelontong, katanya namanya "kacang ketawa". Waah.. asik kan, nge-fans siih..

Trus, waktu nabur kacangnya kan saat setengah matang. Duh, baru inget, dulu pun kalo ditabur setengah jalan nanti si kacangnya ngga bakalan nempel. Malah pada berjatuhan tuh. Tapi ternyata, pas ngeluarin dari loyang, si kue dibalik pake piring dulu baru kemudian dibalikin lagi ke rak pendingin. Nahh akibat prosedur ini lah si kacang malah nempel dengan sempurna tuh. Siipp lah



tuuuh.. kan, fotonya ngga banget dewh :(


Yang penting... dapet ini nih :


Saturday, May 23, 2009

Click May 2009 : Cookies



chocolate lace crisps


Ini pertama kalinya ikut event Click yang diadakan oleh Jai dan Bee di Jugalbandi. Saya sangat merasa tidak percaya diri untuk ikut serta, karena yang saya tahu semua yang berpartisipasi disana adalah orang-orang yang memang sudah berpengalaman dalam hal fotografi. Sedangkan saya, yang hanya bermodalkan kamera saku, adalah pendatang baru yang sedang menikmati indahnya seni fotografi.

Tapi, saat melihat tema yang diusung bulan ini langsung membuat adrenalin saya naik. Merasa tertantang tentu saja, karena kukis adalah makanan favorit untuk dibuat di dapur. Meskipun kondisi belum sepenuhnya fit kembali, tapi dengan adanya aura menyenangkan semuanya menjadi begitu ringan.

So, untuk CLICK perdana saya, silahkan menikmati Chocolate lace crisps

Chocolate lace crisps
source : The Australian Women's Weekly. Cakes, biscuits & Slices.

100 gr dark cooking chocolate, chopped coarsely
80 gr butter, chopped
1 cup (220gr) caster sugar (me: 190gr)
1 egg, beaten lightly
1 cup (150gr) plain flour
2 tablespoons cocoa powder
1/4 teaspoon bicarbonate of soda
1/4 cup (40gr) icing sugar

1. Melt chocolate and butter in small saucepan over low heat. Transfer to mediaum bowl.
2. Stir in caster sugar, egg and sifted flour, cocoa and soda. Cover; refrigerate about 15 minutes or until mixture is firm enough to handle.
3. Preheat oven to moderate (180°C/160°C fan-forced). Grease oven trays; line with baking paper.
4. Roll level tablespoons of mixture into balls; roll each ball in icing sugar, place on trayas 8cm apart. Bake about 15 minutes; cool crips on trays


Recipe's review :

Kue kering ini memang crunchy, sesuai dengan judulnya. Sy kira karena penggunaan gula kastor didalam adonannya. Trus si gula pun tidak dikocok hingga hancur/larut sehingga masih berbentuk butiran-butiran halus. Selain itu jangan terlalu lama mengovennya, karena akan membuat kue menjadi terlalu keras.

Pada saat membuat kukis ini, sy kesulitan mencari gula halus yang sudah dikemas, jadi hanya menemukan yang dijual eceran. Ternyata itu bukan gula halus murni, karena setelah disaring masih terlihat butiran2 gula putihnya. *Sebel juga sih, masa gula halus aja susah nemuinnya*. Mungkin ini juga yang membuat si kukis masih agak terlalu manis menurut lidah sy, padahal takaran gula kastor sudah dikurangi banyak.

Overall... this cookies is delicious! And it's easy to make.

And this is my entry for Click: May 2009


chocolate lace crisps


For more detail about CLICK event this month (Cookies), please go HERE

Have a nice day :D

Wednesday, April 29, 2009

Berantas Buku Hasil Copy-Paste!!!!

Logo courtesy of Ophoeng

Sebenernya udah pengen nulis sejak awal mulai rame tentang buku resep hasil copy paste ini. Logo yang diambil dari MP-nya om Ophoeng udah disave di komputer. Tapi ternyata waktunya yang kurang bersahabat, jadi proses mengarang dan menulis tertunda terus.

Baca di beberapa milis, di fb, di MP, di blogger, semuanya sedang rame membicarakan hal ini. Ya ampuunn... kok ada sih orang yang tega ngga tahu diri dan seenak udel *udel kan mana enak!!!* dan maunya menang sendiri, ngambil jalan pintas untuk memperkaya dirinya dengan tanpa susah payah dan kerja keras. Heran deh, kok dikasih otak oleh Yang Maha Kuasa tapi dipake untuk hal-hal kotor seperti ini. Orang-orang ini memang beneran kreatif deh, tapi kreatif untuk MENCURI. Kreatif tuh artinya bisa menghasilkan sesuatu yang baru, gres, inovatif, beda dari yang laen, berfikir, mengeluarkan ide. Saya akui kalau saya tuh orangnya minus kreatif. Seringnya ngga punya ide, mentok sana-sini, tapi tidak perlu mencolong hasil karya orang laen toh dan kemudian mengakui sebagai karya dirinya sendiri?.

Vivi Liong, yang pertama kali menemukan buku resep ini. Kemudian posting dibeberapa milis bahwa beberapa foto dan resepnya dibajak salah satu penerbit. Dari sini hati udah mulai terbakar. Marah, kesal, sebel, gemes, campur aduk lah pokoknya.

Nah, hari ini nih, pas lagi sms-an sama mba Yuli (Kue rumahan) soal barang dagangan eh dia bilang gini "btw, fotomu dibajak orang udah tau?"... Hhhaaahhh??? foto apaan?? Rasanya kok terakhir liat di blognya mba Vivi, ngga ada tuh ceritaan fotonya saya termasuk salah satu korban. Yang saya tahu mah selain mba Vivi, ada mba Arfi dan mba Dwiana.

Pas tau kabar ini, badan langsung lemes, jantung berdebar-debar, nafas jadi sesak, mual, berkunang-kunang.. *nah loh, gejala apaan tuh..* untung ngga sampai pingsan juga. Pokoknya mood langsung ilang, pengen marah, pengen langsung buka internet, pengen tau foto mana yang kena colong. Untung aja siang itu kerjaan udah beres, pasien udah di-visite semua, coba kalo ngga.. pasti ga konsen banget deh :'(.

Setelah mampir di blognya mba Vivi, langsung mata jelalatan mencari adakah foto yang dikenal. Deg! itu bukan sih yang foto Kue Bangket?. Aaah... ternyata bener!

Coba bandingkan foto versi ASLI saya :

Kue Bangket


Dan ini hasil scan dari buku pikasebeleun eta tah : (diambil dari MP-nya mba Vivi)



Saya aja nih, yang "cuma" foto aja yang mereka colong gondoknya minta ampuun.. Apalagi mereka, temen2 foodie blogger, yang dirampok resep dan fotonya. ARRGGGHHH...!!!

Coba bayangkan, berapa banyak waktu yang kami habiskan untuk menghasilkan 1 foto saja. Mulai dari setting tempat, proses jeprat-jepret, proses editing foto, dan akhirnya upload di komputer. Bisa jadi dari puluhan jepretan atau lebih, hanya 1 foto yang layak tampil.

Belum lagi kalo materi yang difoto itu hasil karya/masak/baking sendiri. Kebayang juga ngga sih, dari persiapan bikin, proses bikin, sampai hasilnya ada tuh kan ngga sebentar. Kami2 ini banyak juga orang kantoran, yang waktunya harus dibagi-bagi. Ibu rumah tangga juga sama aja, yang kerjanya 24 jam/hari.

AYOOO.. KITA DUKUNG KAMPANYE : ANTI BUKU COPY PASTE!!!


photo courtesy of Vivi

Ini tentang penerbitnya : (dari MPnya mba Vivi lagi )

- Penyusun : CAM BOGA (Cerdas, Aktual & Modern)
- Editor : Nur'aeni & Binar Agni
- Desain sampul : Echo_tea
- Layout : Agus_joa
- Photographer : Gandung Tri Atmojo
- Alamat : Komp.Rukon Taman Pondok Kelapa B2 - Jakarta Timur – 13450
Telp: (021) 8654588 - Fax : (021) 8644195
- Website : http://www.hifestpublishing.com/

Untuk link yang lain tentang kampanye ini, klik dibawah ini :

  1. http://ingetvivi.multiply.com/photos/album/105/Buku_Resep_Acak_Adul_Asal_Comot
  2. http://foodngarden.multiply.com/journal/item/618/Sekali_Lagi_Cam_Boga_Mencuri_Foto_
  3. http://budisutomo.multiply.com/photos/album/124/Buku_Copy_Paste_Dari_Blog_Jilid_5_-_Aneka_Jajan_Pasar_Favorit
  4. http://ophoeng.multiply.com/journal/item/347/Bagaimana_Menghadapi_Penerbit_Modal_Copy_Paste_Ya
  5. http://slfphotography.multiply.com/reviews/item/8

Blog Widget by LinkWithin