Sunday, November 1, 2009
Again... and again...
Beberapa waktu yang lalu, di milis NCC, saya membaca salah satu email tentang pemakaian foto lagi tanpa ijin. Tanpa rasa curiga, saya datangi tuh alamat blog-nya. Eaalaaahh... kok ada foto saya tuh. Dan ngga kira2, foto2 yang terpampang disana ternyata diambil dari blog orang lain. Iseng saya googling tiap item foto disana, beberapa ternyata dari orang-orang yang saya kenal, ada mba Vania, Dita, mba Riana, foto2 NCC, dan foto2 dari orang yang belum saya kenal. Saya udah coba comment disana, eh ngga di-approved tuh sama dia. Hari ini saya keinget lagi, pas dateng ke blog-nya ternyata udah ganti layout dan comment saya ngga dimunculin juga tuh. Gemes deh, saya tulis lagi aja untuk ke-2 kalinya. Entah lah, bakalan dibaca ngga sama dia.
Ini web punya dia : http://gemitri.blogdetik.com/2009/07/10/menu-snack-box-gemitri-katering/
Bisnis katering bo.. harusnya dia bikin sendiri dooongg.. kalo emang mampu untuk bikin. Ya engga?
Foto saya yang dia ambil hasil postingan DISINI. Foto saya tidak bagus, tidak outstanding, tidak mouth drooling juga.. tapi tetep aja sama dia dicomot tuh..
Nah, hari ini tiba2 ada email masuk tentang notifikasi sebuah komentar di blog saya. Tentang postingan kue putu yang lumayan lama juga. Disana dia bilang "pinjem fotonya ya ....". Lho, maksud dia pinjem foto tuh apaan sih? Saya datengin blognya orang itu, ternyata bukan seorang foodie blogger. Tetep saja saya penasaran, akhirnya googling image deh dengan kata kunci "kue putu". Dan hasilnya malah menemukan sesuatu yang lain lagi. Foto tersebut malah ada yang "minjem" juga. Kalau yang ini blog tentang kebudayaan Indonesia, dari mulai makanan, daerah wisata, budaya dll. Untuk di blog yang ini saya ngga bisa masuk ke kolom komennya. Gaptek kali ya?
Ini alamat blognya : http://indonesiaculturalnews.blogspot.com/2009/07/tradisional-food-indonesia-kue-putu.html
Postingan saya tentang kue putu ini ada DISINI
Arrrgghhh.. kayaknya kok mau mencak-mencak dan marah-marah malah bikin jerawat meradang nih. Ngga tau lagi harus gimana. Sekarang sih cuman kepikir buat curhat aja disini...
Mudah2an postingan ini ngga perlu saya update
Friday, October 2, 2009
KBB #13: 2nd Anniversary
Tidak terasa KBB (Klub Berani Baking) yang diluncurkan mba Arfi sudah berusia 2 tahun. Rasanya baru kemaren deh memutuskan untuk ikutan join, dan baru kemaren juga merayakan ultah yang ke-1. Cepatnya waktu berlalu yaa?..
Sejak itu pula, saya mempunyai teman baru yang banyak. Senang banget deh punya teman untuk berbagi cerita, pengalaman, tempat bertanya, saling peduli satu sama lain. Mudah2an pertemanan kita terus berlangsung lama ya.
Serunya ulang tahun ke-2 ini bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1430 H.
Jujur, memasuki bulan puasa waktu saya yang tersisa betul-betul minim. Rasanya dikejar-kejar waktu banget. Dari mulai bangun lebih pagi untuk menyiapkan sahur, menyiapkan makanan buka puasa setelah pulang kerja, jadwal nguli sore yang lebih dimajukan waktunya supaya bisa buka puasa di rumah, sampai tidur lagi malam harinya. Hampir tidak ada waktu untuk leyeh-leyeh, bahkan rasanya ibadah pun rasanya keteteran deh. Disusul jadwal mudik dan cuti setelah lebaran yang saya ambil sampai akhir bulan.
Lha, terus ngerjain PRnya kapan dong? :'(
Meskipun ide sudah ada didalam kepala, ternyata kesulitan berikutnya adalah mencari waktu luang disela-sela mudik. Karena selain mudik ke Bandung, saya dan keluarga berencana untuk lebaran di Garut. Sudah 2 tahun tidak berlebaran disana, kangen deh rasanya.
Aaahh... kalau diuraikan terus, alesan ngga akan berhenti.
Oya, sebetulnya saya berencana untuk ikut kedua tantangannya. Tapi ternyata meskipun batas waktu sudah diundur, hanya 1 tantangan yang kelar dikerjakan.
Objek kali ini saya sengaja bawa dan beli di Bandung, bawanya pun hati-hati banget karena takut remuk di jalan meskipun jadinya barang di kabin jadi banyak tentengan hehehe...
Selamat menikmati sajian Schuimpjes (ejaannya bener ngga sih?) dengan topping selai strawberi. Jangan tanya rasanya yaa.. karena saya pun ngga berani nyicipin :D. Kebayang ngga sih, manisnya si schuimpjes ditambah manis dari selai.. oouttchh.. ngebayanginnya aja udah ngilu di gigi hehehe... Maklum nih, udah mati ide ngga tau lagi dapet warna merah dari makanan apa lagi.
(update: ternyata si shuimpjes udah abis sama si akang heheh...)
Oya, mudah2an.. dengan waktu yang tersisa dari perpanjangan deadline, fondant merah yang sudah diperam hampir 1 minggu bisa dikaryakan.
Sunday, July 26, 2009
Oreo cookies.. my homemade :)
After a nice discussion, mba Arfi, challenged us to make for our own homemade oreo. What a great idea. We searching for the recipes, and then tried one of them.
Just a glympse about cocoa powder from Wikipedia.
I used recipe from Smitten Kitchen. Go to the link, so you can read all the comments and more discussion about the cookies.
Directions:
2. In a food processor, or bowl of an electric mixer, thoroughly mix the flour, cocoa, baking soda and powder, salt, and sugar. While pulsing, or on low speed, add the butter, and then the egg. Continue processing or mixing until dough comes together in a mass.
3. Take rounded teaspoons of batter and place on a parchment paper-lined baking sheet approximately two inches apart. With moistened hands, slightly flatten the dough. Bake for 9 minutes, rotating once for even baking. Set baking sheets on a rack to cool.
4. To make the cream, place butter and shortening in a mixing bowl, and at low speed, gradually beat in the sugar and vanilla. Turn the mixer on high and beat for 2 to 3 minutes until filling is light and fluffy.
5. To assemble the cookies, in a pastry bag with a 1/2 inch, round tip, pipe teaspoon-size blobs of cream into the center of one cookie. Place another cookie, equal in size to the first, on top of the cream. Lightly press, to work the filling evenly to the outsides of the cookie. Continue this process until all the cookies have been sandwiched with cream. Dunk generously in a large glass of milk.

The texture quite different from original oreo. This one is crunchy and sweet, even I reduced the sugar. Then I go back to the smitten kitchen blog, read it carefully and slowly. That's it! I miss some information there. She said that it is a sweet cookie. If we imagine the taste of original one, the wafers are fairly un-sweet and actually on the slightly salty side, which contrasts with the super-sweetness of the filling.
Wanna try this by yourself? Come on.. Enjoy the cookie :D
This photo is also my entry for this month theme in Click event organized by Bee and Jai at Jugalbandi. To join the event, this is the LINK.
Saturday, May 23, 2009
Click May 2009 : Cookies

Tapi, saat melihat tema yang diusung bulan ini langsung membuat adrenalin saya naik. Merasa tertantang tentu saja, karena kukis adalah makanan favorit untuk dibuat di dapur. Meskipun kondisi belum sepenuhnya fit kembali, tapi dengan adanya aura menyenangkan semuanya menjadi begitu ringan.
So, untuk CLICK perdana saya, silahkan menikmati Chocolate lace crisps
Chocolate lace crisps
source : The Australian Women's Weekly. Cakes, biscuits & Slices.
100 gr dark cooking chocolate, chopped coarsely
80 gr butter, chopped
1 cup (220gr) caster sugar (me: 190gr)
1 egg, beaten lightly
1 cup (150gr) plain flour
2 tablespoons cocoa powder
1/4 teaspoon bicarbonate of soda
1/4 cup (40gr) icing sugar
1. Melt chocolate and butter in small saucepan over low heat. Transfer to mediaum bowl.
2. Stir in caster sugar, egg and sifted flour, cocoa and soda. Cover; refrigerate about 15 minutes or until mixture is firm enough to handle.
3. Preheat oven to moderate (180°C/160°C fan-forced). Grease oven trays; line with baking paper.
4. Roll level tablespoons of mixture into balls; roll each ball in icing sugar, place on trayas 8cm apart. Bake about 15 minutes; cool crips on trays
For more detail about CLICK event this month (Cookies), please go HERE
Tuesday, August 26, 2008
Cerita dibalik kue putu

Ini penampakannya si kue putu. Enak banget lohh.. teksturnya lembut, manisnya pas. Duuh, jadi pengen makan lagi :) *lewat lagi ga yah si mas-nya*.
Intermezzo dulu ngomongin soal jajanan ahh. Kalau udah terbiasa hidup di Bandung yang penuh dengan aneka jajanan mau yang murah meriah sampe yang mahalnya minta ampun dan gampang nyarinya, trus hidup di kota yang minim banget soal jajanannya.. waaahhh... berasa banget kehilangannya. Ntarr mau ngebayangin dulu nih, dulu suka beli batagor, siomay, es bungsu, ronde, putu, kue ape, rujak bebek, asinan deket monumen dipati ukur, kolek jl.macan, combro deket pasar baru, lumpia goreng istiqomah, mie kocok, whuaaaahhh... mauuuuuu. Kalau disini nih, bingung mau nyari apa (yang dicari aja ga ada jeh.. ) atau belum tau?. Pernah beli gorengan, duh rasanya ancur *maap yah bang penjual, tapi emang kenyataannya gitu*. Beli martabak telur, rasanya lebih enakan martabak burangrang. Martabak manisnya okeh lah.. Mangkanya pas nemu si tukang putu ini, langsung jatuh cintaaa..
Back to the topic.
Demi mengabadikan kue putu enak ini (duh bahasanya), langsung ngambil ancang2 "jangan dihabisin dulu". Karena waktu mepet dan ngga bisa nyari ide lama2, jadi ngambil seadanya aja yang bisa dijangkau tangan. Trus biasanya kalo motret 1 obyek, bisa sampe berpuluh-puluh jepretan (maklum amatiran.. :D). Naah untuk yang satu ini, bener-bener ngga tahan deh motret lama-lama, soalnya udah ngiler duluan. Kue putu yang ngga dipotret aja dalam sekejap udah ludes diserbu Salma dan papahnya.
Ngomongin soal potret memotret, udah lama pengen nyobain motret pake soft lightbox (maksudnya soft lightbox murmer lah, kalo beli asli sih muahalll.. hehehe..). Baru kebikin sekarang nih. Mumpung masih punya kardus bekas pindahan yang segede gaban, trus udah dapet kertas kalkir pula, potong sana potong sini, jadi deh.. Setelah jadi, itu box malah dibiarin nganggur. Mau motret apa? Baking masih jarang *bukan jarang lagi ini mah namanya baru itungan jari di 1 tangan*. Cooking? ngga ada yang spesial buat difoto, jadinya ngga ada mood. Prop buat moto juga masih seadanya, maklum biasanya pake punya mertua, dipikir bisa nyari disini.. ternyataaa.. *sigh..*
Temen2 di flickr KBB banyak banget ngasih input, saran, ide, link yang bagus buat referensi dan masih banyak lagi deh *thanks all*. Katanya buat motret diruangan yang kurang cahaya atau malam hari, sumber cahaya harus adequat banget, minimal 20 watt. Niat mau nyari lampu dengan watt segitu belum kesampaian aja. Jadi memanfaatin dulu lampu belajar yang ada ditambah lampu emergensi. Oya, soft lightbox yang keren sih bikinannya Regina (eh suaminya katanya :D). Bisa dilihat disini nih.
Ternyata asik juga punya mainan baru.
Oya, buat temen2 ditunggu kritikan buat fotonya yaa.. please.. thx :D
Sunday, August 17, 2008
Red n White Choco Ball

Hari ini tepat tgl 17 Agustus. Sudah 63 tahun negara ini merdeka. Sy tentu saja belum lahir saat negara ini sedang memperjuangkan kemerdekaannya :D. Beberapa tahun yg lalu, untuk memeriahkan hari kemerdekaan, orang2 dirumah pernah ngadain sendiri perlombaan2. Pesertanya tentu saja tidak lain tidak bukan adalah orang2 rumah: para cucu dan para pekerja. *ya iyalah.. kalo ngundang se-RT bisa2 jebol dompet :p* Ada lomba balap karung, makan kerupuk, bawa kelereng pake sendok. Seru juga. Yang pasti hadiah2nya itu loh.. bikin orang2 pada semangat hehehehe..
Tahun ini, kita ngerayain di pulau Bangka nih. Tahun ini pula Salma mulai mengerti kenapa ada hari kemerdekaan, mulai tertarik sama upacara bendera & pengibaran bendera. Tadi pagi waktu ngeliat acara langsung TV pengibaran bendera di istana negara, Salma antusias banget.. "kok sama seperti di sekolah Mah" :)
Nah, itu cerita pembukaan aja. Sebenernya postingan kali ini karena sy pengen ngeramein event RED & WHITE - Foodie Photography Contest, yang dipelopori oleh mba2 yang cantik: Dhi - Fitri - Dwi. Keder juga sih ikutan kontes2an kayak gini, wong amatiran gini looh.. tapi, kan dibilangin yang penting semangatnya. *hehehe.. pe-de banget yak?*
Terus terang pusing banget nyari ide, karena emang selalu mati ide. Setelah 2 kali bikin, baru yang ke-3 yang dirasa sreg. Trus sempet bete juga, soalnya sebelum deadline tiba2 si internet drop alias ga bisa konek, entah apa yang salah.. sebellll :(. Untungnya masih bisa kirim entry nih.
Ini dia entry-nya : Red n White choco ball

Biskuit marie, hancurkan
Margarin, lelehkan
Susu kental manis coklat, secukupnya
Aduk-aduk sampai tercampur rata
Gulingkan kedalam meises
Biar lebih enak, masukkan dulu kedalam kulkas sebelum disajikan
Nah, kalau yang ini hasil jepretan sebelumnya.
Ga oke banget deeh, tapi daripada mubazir dipejeng juga lah.. :D


Okeh deeeh... selesei jugaaaaa.... legaaaa...
Monday, January 28, 2008
Food and Beverage Fotography

Thanks buat mba Sofie (eh namanya sama loh.. ) yang udah ngajarin kita-kita.. yang sepertinya banyak juga yang senasib sama sy, ngga ngeh sama kamera!, yang bisanya cuman tinggal pencet.. hehehe.. padahal buat bakul kue sering banget yah moto2 hasil karya (narsis dikit boleh doonk.. :D )
Ini foto-foto laennya

Buat semua yang kemaren ikutan F&B fotography.. thanks juga yaa... t.u buat tuan rumah. :)
Mau ada kelas lanjutan??? :)






