Tuesday, July 10, 2012

Hiatus


Tuesday, January 31, 2012

KBB #27: Fortune Cookies... just for you


Masih dalam suasana Imlek, kebeneran nih tugas KBB kali ini juga berbau chinese traditional. Dari dulu penasaran banget gimana caranya bikin ini kukis, kayaknya kok lucu dan "gampang". Ternyata si ibu dari ciporridge malah milih jadi salah satu di list tantangan KBB *toel mak Lina*

Fortune Cookies

Ternyata tidak se"gampang" yang dikira loh. Tricky banget deh, kalau kepanasan ntar jadi gosong akhirnya terlalu kering dan susah buat dilipat. Kalau belom kering ya lembek ngga bisa diangkat. Bikinnya pun ngga bisa sekaligus banyak. Kalau saya nih, cuman bisa 2 sekali panggang, nyobain sekaligus 4 malah ancur lebur karena telat mengangkat dari loyang hasilnya langsung keras ngga bisa dilipat.

oya, tangan harus tahan panas. lebih bagus kalau punya sarung tangan antipanas tuh :D

yuuukk dicobain, kalau ngga nyoba mana bisa tau xixixiii..

fortune wishes
Fortune Cookies
Source: http://chinesefood.about.com
Fortune cookies can be tricky to make - it's important to make sure that the cookie batter is spread out evenly on the baking sheet. Instead of using the back of a wooden spoon to spread the batter, it's better to gently tilt the baking sheet back and forth as needed. Wearing cotton gloves makes it easier to handle and shape the hot cookies. This fortune cookie recipe makes about 10 cookies.
Ingredients:
2 large egg whites
1/2 teaspoon pure vanilla extract
1/2 teaspoon pure almond extract
3 tablespoons vegetable oil
8 tablespoons all-purpose flour
1 1/2 teaspoons cornstarch
1/4 teaspoon salt
8 tablespoons granulated sugar
3 teaspoons water

Preparation:
1. Write fortunes on pieces of paper that are 3 1/2 inches long and 1/2 inch wide. Preheat oven to 300 degrees Fahrenheit. Grease 2 9-X-13 inch baking sheets.
2. In a medium bowl, lightly beat the egg white, vanilla extract, almond extract and vegetable oil until frothy, but not stiff.
3. Sift the flour, cornstarch, salt and sugar into a separate bowl. Stir the water into the flour mixture.
4. Add the flour into the egg white mixture and stir until you have a smooth batter. The batter should not be runny, but should drop easily off a wooden spoon.
Note: if you want to dye the fortune cookies, add the food coloring at this point, stirring it into the batter. For example, I used 1/2 teaspoon green food coloring to make green fortune cookies.
5. Place level tablespoons of batter onto the cookie sheet, spacing them at least 3 inches apart. Gently tilt the baking sheet back and forth and from side to side so that each tablespoon of batter forms into a circle 4 inches in diameter.
6. Bake until the outer 1/2-inch of each cookie turns golden brown and they are easy to remove from the baking sheet with a spatula (14 - 15 minutes).
7. Working quickly, remove the cookie with a spatula and flip it over in your hand. Place a fortune in the middle of a cookie. To form the fortune cookie shape, fold the cookie in half, then gently pull the edges downward over the rim of a glass, wooden spoon or the edge of a muffin tin. Place the finished cookie in the cup of the muffin tin so that it keeps its shape. Continue with the rest of the cookies


adonan fortune cookies

Percobaan manggang yang pertama bisa langsung mulus tuh. Diangkat dari loyang gampang banget, trus ngga retak-retak dan pecah. Masukkan kertas, lipet, trus dibentuk di bibir gelas supaya berlekuk dan simpen di loyang muffin/ cupcake. Tapi pemanggangan berikutnya banyak yang gagal. Nempel dengan sukses jadi ancur dan remuk gitu deh... Katanya oles dengan mentega dikit aja, saya cobain oles dengan pengoles loyang tapi tetep aja. Trus nyobain dialas dengan kertas malah tambah nempel surempel di kertasnya..

adonan FC #2

Karena sistem kebut 1 hari, jadinya bikin 1/2 resep saja. Dan dari adonan yang sedikit itu yang jadi hanya 7pc itupun tidak semua mulus, ada yang retak , ada yang bolong , ada yang ngga bisa dilipet. Dan sisanya hancur lebur remuk redam wkwkwkwkk...

Yang penting rasa penasaran sama si fortune cookies ini sudah terpuaskan.
Silahkan... ini si fortune buat yang datang berkunjung kesini :D

fortune cookies




Saturday, January 21, 2012

Hi there....

halo teman-teman... sedang apa nih hari ini..
lama tidak blogwalking, lama tidak motret2, lama tidak berjibaku di dapur nyoba resep baru, rasanya kangeeeennnn bangettt...

Di hari Sabtu yang mendung ini, long weekend juga karena senin libur bersama Imlek, marii kita menghabiskan waktu bersama keluarga. Yang sempet bikin cemilan, kirim-kirim sini doong.. hehehe...

Ngopi dulu aahh..


Friday, November 25, 2011

KBB #26: Panettone (Traditional Italian Christmas bread)


Haiiii.. lama tidak blogging kangen berat nih. really miss it!
Tantangan kali ini temanya pas banget buat temen-temen yang mau merayakan natal/tahun baru, karena Panettone disajikan disaat holiday season. Jadi, yang mau merasakan suasana seperti di eropa sana, dicobain aja yuukk.. saya juga belom pernah tahu tekstur dan rasa yang sebenarnya seperti apa. Jadi, ngga tahu juga ini udah bener apa belom, atau udah mendekati tekstur dan rasa aslinya atau belom  haahaaa..



Panettone
Source: The Worldwide Gourmet

Bahan :
1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi) = 11 gram ragi kering
65 ml (1/4 cup) gula
6 tbsp air hangat
6 kuning telur
Lemon zest dari 1 buah lemon
Sejumput garam
500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu
100 ml (6 sdm) potongan candied peel
100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega
4 sdm sultana
4 sdm currant (beri - berian )
1 sdt vanilla

Cara Membuat :

  • Masukan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit. Kemudian  mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat (contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit.

  • Masukan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur, vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula. Campur 500 ml (2 cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan. Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.

  • Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket.
  • Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit. Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.

  • Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.
  • Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar, masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya. Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.

  • Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius (400 derajat F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 derajat celcius (350 derajat F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.
  • Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang.



Campuran ragi + air + gula saya masukkan kedalam oven yang sebelumnya dihangatkan sebentar, karena suhu ruangan saat bikin adonan lagi dingiiin banget. tuuh lihat mengembangnya bagus banget kan. Oya, kalau berurusan dengan ragi, hati2 dengan kemasan yang sudah terbuka lama. Bisa-bisa raginya udah ngga bagus lagi alias masuk angin hehehe...


Saya bingung nih sama adonannya, setelah masuk terigu (padahal dimasukinnya pun sedikit demi sedikit ngga langsung plek semua takaran masuk), tapi baru 1/2 bagian terigu aja ini adonan udah kering dan mawur alias misah-misah gitu tidak homogen. Padahal di resep dibilang sampai adonan dapat dibulatkan. Jadinya ngga berani nambah terigu karena khawatir semakin kering. Temen-temen yang lain bahkan bilangnya sih harus ditambah cairannya. Tapi dipikir-pikir, sama aja kan antara formula yang pertama yaitu cairan ditambah dengan formula yang kedua yaitu terigu dikurangi. hhhmmm... belom ada yang nanggepin pertanyaan saya ini, mungkin ngga crusial juga kaliii :D.

Setelah ditambah butter, tekstur adonannya malah berminyak. Ini juga ngga tau kenapa begitu. Butter saya tambahkan dalam keadaan suhu ruang, sudah dipotong kecil-kecil juga. Cumaann... memang waktu mengulenin tidak sampai 10 menit hehehe.. soalnya kok merasa tambah alot aja adonannya, bukannya tambah elastis. Sudahlah langsung diistirahatkan saja. bikin 1/2 resep masuk ke loyang 12cm yang sebelumnya diberi kertas roti yang mengelilingi bagian dalam loyang.







Tekstur aslinya konon antara roti dan cake. Memang iya sih, cake ngga roti pun ngga. Resep yang ini menurut lidah saya sih rasanya sedikit plain, tapi karena kandungan buah-buahnya jadinya pas. Kalau ditambahin lebih banyak malah mungkin lebih asik nih panettone nya.

oya, sebenernya saya bikin 2x. Tadinya mau lihat sukses atau ngga nya karena sayang si buah-buahannya kalau gagal xixixiii... Batch pertama dimasukin ke cup muffin kertas. Keliatannya ngga terlalu mengembang, tapi setelah dimakan justru serat-serat rotinya lebih jelas. Karena ngga puas dengan penampilannya, akhirnya langsung bikin 1/2 resep lagi. Nah yang kedua ini nguleninnya kalau ngga salah inget memang lebih sebentar daripada yang pertama. Hasilnya seperti di foto ini, keliatan kan tekstur cake nya.. Orang rumah lebih doyang tekstur yang pertama, yang berserat roti.

next time harus nyoba resep yang lain aaaaahhhh....
Happy Holiday...... 




Saturday, October 1, 2011

Assorted Mochi

Inget mochi inget cianjur kali ya? soalnya selain terkenal sama macam-macam asinan, juga oleh-oleh mochi-nya. Uniknya si mochi dimasukin ke besek kecil trus ditumpuk kira-kira 5 kotak. Dulu sih rasanya enak banget, tapi perasaan sekarang udah beda deh, udah ukurannya jadi kecil trus isinya juga seuprit :( .

Trus sekarang pun di Jakarta (kota lain udah ada belom ya?) udah mulai menjamur yang jualan mochi. Rasanya bermacam-macam deh. Ada wijen hitam, kacang tanah, kacang merah, dan masih banyak lagi deh. Kemasannya juga lucu-lucuuuu...

Berawal dari adonan kue kering yang gagal, daripada sayang dibuang jadi diolah buat isian mochi. Kebetulan inget pernah ada resepnya di majalah sedap. Maniak banget yah, perasaan tiap ada resep baru selalu dari majalah sedap deh xixixix... Dilarang protes! ;P

Naahh.. setelah percobaan pertama itu, orang-orang di rumah pada nagih. mochi-mochiiiii.....
Yuk ah diibikin...

Assorted mochi

Penasaran pengen nyoba mochi green tea aaahh... Mumpung stok green tea masih numpuk. Hasilnya sih saya doyan, tapi orang-orang dirumah pada ngga demen :D. Sebagian dari adonan kita bikin rasa ketan hitam. Cuman sayang, wijen hitamnya entah sembunyi dimana jadi akhirnya dibalut sama cincangan kacang mede. Yang versi ini ngga terlalu saya rekomen deh.


Green tea & Strawberry Mochi

Di majalah sedap 3/XII/2011, ada berbagai macam rasa mochi. Mulai dari isi ganache coklat, mochi strawberry, ketan hitam isi kacang hijau, atau mochi kacang wijen.
Naahh.. yang pertama kali bikin itu pake yang polos aja adonannya dengan isian adonan kuker full cincangan kacang mede. Hasilnya enyaakkk.. kenyalnya pas dan isiannya pastinya mantap. yaa gimana ngga mantap isinya campuran butter+kacang mede+gula+terigu matang :D. Mochi yang polos saya ambil dari resep Mochi ganache coklat.

Mochi ganache cokelat
sumber: majalah sedap 3/XII/2011, p: 103

Bahan kulit :
200 gram tepung ketan
10 gram tepung beras
100 gram gula pasir
180 ml air
1/4 sdt garam
10 gram mentega putih

bahan isi : (saya ngga pake)
25 gram mentega tawar
20 ml krim kental
200 gram dark cooking chocolate, potong-potong
2 sdm rhum

bahan taburan:
50 gram maizena, sangrai 5 menit dengan api kecil

cara membuat:
1. Buat isi: panaskan mentega. Tambahkan krim kental dan dark cooking chocolate. Aduk sampai cokelat larut. Tambahkan rhum. Dinginkan di freezer. Bentuk bola-bola dengan sendok. Dinginkan lagi dalam freezer.
2. Campur tepung ketan dan tepung beras.
3. Aduk gula pasir, air, garam, dan mentega. Tuang ke campuran tepung. Aduk rata sampai kalis. Saring
4. Kukus 20 menit dalam pinggan tahan panas. Aduk-aduk dengan sendok kayu. Kukus lagi 15 menit.
5. Angkat dan kocok sampai lembut dengan mixer spiral.
6. Ambil sedikit adonan. Pipihkan dengan bantuan plastik. Beri isi. Bentuk bola. Gulingkan diatas taburan.
7. Dinginkan dalam lemari es.


Untuk yang mochi green tea dan strawberry, pakai resep dibawah ini. Resepnya dibagi dua, basic isiannya sama, hanya saja yang hijau diberi bubuk green tea sedangkan yang pink karena tidak punya essens strawberry jadinya hanya diberi pewarna saja :D.

Mochi Strawberry
sumber: majalah sedap 3/XII/2011, p: 104

Bahan kulit :
200 gram tepung ketan
15 gram tepung beras
100 gram gula pasir
200 ml air
1/4 sdt garam
10 gram mentega putih
4 tetes pewarna merah muda (untuk yang green tea diberi pewarna hijau)

Bahan isi:
150 gram ubi putih, kukus dan haluskan (saya : ngga punya stok ubi, jadi pakai kentang kukus)
100 ml susu cair
25 gram gula pasir
1/8 sdt esens stroberi (untuk yang green tea: beri bubuk green tea sedikit)
3 tetes pewarna merah muda (untuk yang green tea: diberi pewarna hijau muda)

Bahan taburan:
25 gram maizena, sangrai 5 menit dengan api kecil, dinginkan

Cara membuat:
1. Isi : campur ubi, susu cair, gula pasir, esens stroberi, pewarna merah muda, dan garam. Masak sambil diaduk sampai lembut. Angkat. Bentuk bola-bola seberat 6 gram. sisihkan
2. Kulit, campur air, gula, garam, pewarna merah muda, dan mentega putih. Aduk rata.
3. Tuang ke campuran tepung ketan dan tepung beras. Aduk rata.
4. Saring dengan saringan halus sampai rata. Masukkan ke dalam mangkuk tahan panas.
5. Kukus 25 menit di atas api sedang. Angkat. Aduk-aduk dengan sendok kayu. Kukus lagi 15 menit.
6. Angkat dan mixer 2 menit dengan mixer spiral sampai lembut. Biarkan dingin.
7. Ambil 15 gram adonan. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bola-bola. Gulingkan di atas maizena.

Silahkan mencoba.... dan selamat memilih mana yang cocok... :D



Blog Widget by LinkWithin